bissmillahirahmannirahim .
Fenomena yang terjadi dan menjadi hal lumrah di masyarakat “kau kat sekolah mesti kena dapat no1 !
”, Bagaimanapun caranya Anak harus sekolah setinggi tinggi nya, sampai sampai mak ayah rela memutar otak hingga kaki di kepala atau sebaliknya kepala dikaki. Tujuan akhirnya adalah rasa bangga jika anak yang disekolakan itu berjaya di kehidupan dunianya menjadi bakal Docter, Manager, Diplomat. Menteri dan Pimpinan cabang atau pun jawatan2 yang tinggi .
”, Bagaimanapun caranya Anak harus sekolah setinggi tinggi nya, sampai sampai mak ayah rela memutar otak hingga kaki di kepala atau sebaliknya kepala dikaki. Tujuan akhirnya adalah rasa bangga jika anak yang disekolakan itu berjaya di kehidupan dunianya menjadi bakal Docter, Manager, Diplomat. Menteri dan Pimpinan cabang atau pun jawatan2 yang tinggi .
Kemilau dunia telah melupakan kita akan hakikat hidup hingga kita hanya memikirkan bagaimana kejayaan di kehidupan dunia ini,
Allah berfirman :
"Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56)
tanggugjawab ibuu bapa untuk mengajar anak mereka tentang agama juga menyerahkan pendidikan agama hanya kepada guru agama disekolah atau pun guru ngaji yang hanya datang seminggu sekali, bandingkan perhatian mereka akan pendidikan dunianya, dari hari senin hingga sabtu mereka bersekolah ditambah lagi setiap pulang sekolah ditambah dgn belajar b.inggris, math, IPA, IPS, Komputer dengan berbagai alasan kalau tidak perstasi di sekolahnya akan merosot
Sungguh tenat melihat fenomena yang terjadi, mempelajari ilmu agama terlalu dijauhkan , terlalu di abaikan ..sedangkan ilmu tersebut , amat di perlukan ..untuk bangkitka balik agama yang sedia ada ini .. yang dulunya dipandang tinggi pada agama2 yang lain ..dan pada zaman kehncuran ini .. agama juga kian menghilang ..Allah ...
Lihatlah bagaimana agama ini meninggikan ilmu akhirat dari pada ilmu dunia
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya:
“Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.” (QS. Ar Rum:7)
Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Umumnya manusia tidak memiliki ilmu melainkan ilmu duniawi. Memang mereka maju dalam bidang usaha, akan tetapi hati mereka tertutup, tidak bisa mempelajari ilmu dienul Islam untuk kebahagiaan akhirat mereka.” (Tafsir Ibnu Katsir 3/428)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam urusan akhiratnya.” (Shahih Jami’ Ash Shaghir)
“Sesungguhnya Allah membenci setiap orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam urusan akhiratnya.” (Shahih Jami’ Ash Shaghir)
Banyak kita lihat orang ahli dalam segala bidang dunianya tetapi ketika ditanya tentang masalah akhiratnya mereka diam membisu karena kebodohan mereka.
Begitu banyak ayat ayat dari alquran dan hadist hadist nabi yang menjelaskan kedudukan ilmu akhirat lebih utama dan terutama dari ilmu dunia.
Bukan kita meninggalkan ilmu dunia, jika ilmu dunia itu mempunyai kemashalatan untuk umat, seperti kedokteran, pertanian, teknologi , dan lain sebagainya kita harus mengejar ilmu itu tetapi haruslah ilmu akhirat kita utamakan.
biar bodoh ilmu dunia .jangan ilmu agama .
muhasabah balik .
muhasabah balik .
ingat balik tujuan Allah hadirkan kita di dunia ini .
No comments:
Post a Comment